Masjid Bibi-Heybat Baku

Masjid Bibi-Heybat Baku

Masjid Bibi-Heybat di kota Baku, Azerbaijan, memiliki sejarah panjang yang unik. Masjid didirikan pada abad 13, dekat makam Ukeyma Khanum, yang masih  keturunan Nabi  Muhammad SAW. Saat kekuasaan Uni Sovyet masuk di Azerbaijan tahun 1920,  Bolsheviks mulai melancarkan gerakan anti keagamaan. Masjid  bibi-Heybat serta Katedral Ortodoks Rusia Alexander Nevsky dan Gereja Katholik Roma Immaculate Conception menjadi sasaran penguasa baru.  Ironisnya, setelah penghancuran masjid tahun 1934, di tahun yang sama di Moskow, pemerintah Uni Sovyet memutuskan melakukan konservasi monumen arsitektur yang mengandung nilai sejarah penting.  Menyusul putusan itu, ketua Azkomstarisa Salamov  dihukum 20 tahun di pengasingan di Siberia, karena menghancurkan masjid.  Tahun 1994, setelah Azerbaijan merdeka, Presiden Heydar Aliyev  memerintahkan pembangunan masjid baru Bibi-Heybat  persis di tempat masjid asli dihancurkan.  Layout dan dimensi kompleks masjid yang dipugar tahun 1980, didasarkan pada foto-foto yang diambil sesaat sebelum  masjid diledakkan.   Catatan dari sejumlah penjelajah yang menggambarkan  kondisi masjid hingga pertengahan 1920an juga  memiliki peran penting dalam restorasi Masjid Bibi-Heybat di Baku Azerbaijan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× 4 = eight

Current day month ye@r *