Penguin Korban Perubahan Iklim

Penguin Korban Perubahan Iklim

 

Anak-anak penguin di Argentina   mengalami kematian sebagai konsekuensi langsung dari perubahan iklim.  Demikian menurut penelitian  selama 27 tahun  terhadap koloni penguin Magellanic terbesar di dunia di semenanjung Punta Tombo   yang tandus, dan dipublikasikan dalam jurnal Plos One. Sekitar 200 ribu pasang penguin Magellanic membuat sarangnya di semenjanjung itu setiap tahun. Mereka tinggal dalam kondisi seperti gurun dari September hingga Februari, untuk menentaskan bayi-bayi penguin. Tetapi, kehidupan bayi penguin terancam. Bayi-bayi tersebut terlalu besar untuk dibawa  oleh induk mereka agar tetap hangat, tetapi terlalu muda untuk memiliki bulu-bulu kedap air. Akibatnya, bayi penguin  rentan terhadap hujan badai. Jika basah kuyup, bayi-bayi penguin tersebut akan mati. Bayi-bayi itu juga tidak dapat tahan cuaca panas yang ekstrim karena  tidak dapat mendinginkan tubuh di dalam air seperti penguin yang lebih dewasa. Analisis  baru terhadap data di Punta Tombo menunjukkan,  perubahan iklim mengandung dampak lebih tinggi terhadap bayi penguin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


seven + = 9

Current day month ye@r *