Jazz In Motion : New Orleans kota kelahiran jazz

Jazz In Motion : New Orleans kota kelahiran jazz

New Orleans yang merupakan kota kelahiran jazz, pada abad 19 merupakan kota kosmopolitan yang sangat ramai dan majemuk. Seorang arsitek berkebangsaan Inggris terkenal, yang dijuluki Bapak Kebangkitan Arsitektur Gaya Yunani di Amerika, Benjamin Henry Latrobe, menggambarkan keragaman New Orleans yang langsung terasa saat ia tiba di kota itu, Januari 1819. Ia melihat sebuah pasar terbuka yang ramai dengan teriakan-teriakan manusia bersahut-sahutan dengan beragam logat. Campuran aneka suara yang belum pernah ada sebelumnya, yang benar-benar baru bahkan bagi Latrobe yang sudah berkeliling Eropa dan Amerika. New Orleans didirikan Perancis pada 1778, di utara sungai Missisippi. Sempat dijajah Spanyol, kemudian direbut kembali oleh Perancis, lalu diduduki pelaut Amerika berbahasa Perancis “Kaintucks”, akhirnya New Orleans dijual ke Amerika Serikat,  masuk wilayah negara bagian Louisiana pada 1803. Di New Orleans ada beragam kelompok masyarakat. Yang utama, orang Perancis, orang Amerika, dan kalangan berdarah campuran. Ada juga suku Indian Choctaw dan Natchez, pendatang dari Balkan, juga Asia seperti Filipina, Cina, dan orang-orang Melayu, serta dari Eropa seperti Jerman, Skotlandia dan Sisilia. Pada 1860, 40 persen warga New Orleans berdarah campuran. New Orleans juga menjadi pusat penjualan budak di selatan Amerika Serikat. Ada dua lusin rumah lelang budak, dan beberapa kali dalam setahun ballroom luas di dua hotel termegah di New Orleans melakukan lelang budak. Namun di selatan New Orleans, ada pula kalangan kulit berwarna yang merdeka dan paling makmur, umumnya keturunan koloni Perancis yang menikahi wanita Afro-Amerika. Mereka disebut orang Creole atau orang Amerika menyebutnya ‘nigger French’, Perancis-negro. Beberapa diantaranya menyekolahkan anaknya hingga ke Paris. Demikianlah   kondisi sosial masyarakat New Orleans yang elemen-elemennya sangat majemuk, masyarakat yang kelak melahirkan sebuah jenis musik unik yaitu jazz. (Dikutip dari buku “Jazz – A History of America’s Music” karya  Geoffrey C. Ward dan Ken Burn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


two × 6 =

Current day month ye@r *