PASAR MODAL DI INDONESIA

PASAR MODAL DI INDONESIA

Jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 250 juta lebih. Sedangkan jumlah account di pasar modal tercatat sampai 17 Juli 2017, hanya 584.906 orang.  Jumlah account tersebut sudah mencakup pembelian saham, reksadana, obligasi, dan lain-lain. Dari data tersebut, dapat kita ketahui bahwa potensi di pasar modal berdasarkan jumlah penduduk di Indonesia mencapai kurang dari 0,2%.

Di Malaysia sekitar 2,6 juta investor lokal atau mencapai 8% dari jumlah penduduk, Singapura 1,7 juta investor lokal atau mencapai 31%. Yang listing di Indonesia sekarang mencapai 550, Malaysia mencapai lebih dari 900, Singapura 700, Thailand 600.

Achmad Dirgantara selaku Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Bandung berpendapat bahwa masyarakat Indonesia yang paling bagus adalah budaya menabung, sementara budaya investasi masih sangat lemah. Hal itu dikarenakan pemahaman orang Indonesia mengenai investasi memiliki resiko tinggi karena saham bisa naik atau turun, sementara orang Indonesia cenderung menghindari resiko.

Achmad menambahkan, beberapa negara yang ekonominya maju, itu dikarenakan industri kapital market yang maju juga. Karena dengan disokong ekonomi oleh industri pasar modal, negara tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

TIPS PROFIT di PASAR MODAL

Pertama, yang harus dipersiapkan adalah pemahaman mengenai Investasi. Investasi, bukan untuk cepat kaya. Tetapi untuk melindungi aset yang dimiliki, minimalnya terlindung dari inflasi.

Investasi adalah menanamkan modal pada suatu portofolio, proyek, atau bisnis dengan harapan aset kita akan bertambah pada waktu mendatang. Dari konsep investasi, terikat oleh tiga hal :

  • Dana
  • Waktu
  • Resiko

Kedua, cari informasi melalui sekolah pasar modal sehingga kita tahu saham mana yang layak dibeli. Karena perusahaan yang listing, tidak semuanya bagus. Pilih perusahaan yang mempunyai peringkat pertumbuhan yang bagus dalam jangka 5-10 tahun, asetnya tumbuh, profitnya tumbuh, modal sendirinya tumbuh.

Ketiga, Analisa saham. Ketahui produk saham yang kita beli, bisnisnya apa, siklus bisnisnya bagaimana.

Keempat, disiplin berinvestasi dan tanamkan kesabaran.

More info:
http://www.idx.co.id/
http://yuknabungsaham.idx.co.id/

Kantor Perwakilan (KP) BEI Bandung
Jl. PH.H. Mustofa No. 33 Bandung
(022) 2052 4208 / 4209
Email : kantorperwakilan.bandung@idx.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× 5 = five

Current day month ye@r *