Taj Mahal, Perpaduan Gaya Arsitektur Persia, Islam, dan India

Taj Mahal, Perpaduan Gaya Arsitektur Persia, Islam, dan India

Taj Mahal di India tak dipungkiri termasuk salah satu monumen terindah di dunia yang oleh sastrawan legendaris India, Rabindranath Tagore, disebut “air mata di wajah keabadian”.

100218 ART 04

Pembangunan monumen megah itu melibatkan 22 ribu pekerja dan ahli seni bangunan dari seluruh Asia tengah dan Iran, membutuhkan 22 tahun untuk selesai dan menjadi monumen dengan perpaduan unik gaya arsitektur Persia, Islam, dan India.

100218 ART 03

Kemegahan Taj Mahal luar biasa sehingga meski telah sekian lama berdiri, tetap menjadi salah satu monumen yang paling memikat dan menyita perhatian di dunia. Keseluruhan kompleks Taj Mahal terdiri lima bagian utama, yaitu gerbang utama Darwaza, taman Bageecha,Masjid, rumah peristirahatan Naqqar Khana, dan bangunan utama makam Rauza.

100218 ART 05

Taj Mahal meliputi kawasan seluas 42 akre, sekitar 170 ribu meter persegi, dengan permukaan lahan miring secara bertingkat dari selatan ke utara ke arah sungai Yamuna. Gerbang utama Darwaza di ujung anak sungai yang panjang tersebut, dihiasi kaligrafi kutipan ayat suci Al-Quran dan sebuah ruang tengah berkubah. Pintu asli dari gerbang batu paras yang masif tersebut terbuat dari perak padat, berfungsi mencegah orang untuk dapat mengintip ke arah makam hingga tepat berada di jalan keluar pintu itu.

Source : freepressjournal.in
askideas.com
commons.wikimedia.org
topworldresort.com

www.klcbs.net
@klcbs
Fb: klcbs
Ig: klcbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


four × = 20

Current day month ye@r *