AI untuk Persenjataan

AI untuk Persenjataan

Para ahli kercerdasan artifisial (AI) dunia memboikot Korea Advanced Institute of Science and Technology (Kaist), menyusul kerjasama universitas di Korea Selatan itu dengan pabrik senjata Hanwha Systems. Lebih dari 50 peneliti AI dari 30 negara menandatangani surat yang menyatakan kekhawatiran terhadap rencana Kaist untuk mengembangkan kercerdasan artifisial bagi persenjataan.

14042018 SCIEN 02

Menanggapi hal tersebut, pihak universitas menyatakan tidak akan mengembangkan senjata otonom mematikan, melainkan membuat sejumlah algoritma untuk sistem logistik yang efisien, navigasi tanpa awak, dan sistem pelatihan navigasi. Protes itu sendiri disampaikan menjelang pertemuan 123 negara anggota PBB membahas tantangan persenjataan otonom mematikan atau robot pembunuh.

14042018 SCIEN 03

Ahli memprediksi, jika dikembangkan, senjata otonom akan menjadi revolusi ketiga dalam peperangan, memungkinkan perang yang lebih cepat dan dalam skala lebih besar dibanding sebelumnya. Pemerintah Korea Selatan sendiri sudah memiliki pasukan tentara robot yang mengawasi wilayah perbatasan dengan Korea Utara. Samsung SGR-A1 memiliki satu senjata mesin yang dapat diaktifkan pada moda autonomous, tetapi saat ini dioperasikan oleh manusia melalui kamera yang terhubung.

source : trustedreviews.com
edition.cnn.com
dailymail.co.uk

www.klcbs.net
@klcbs
Fb: klcbs
Ig: klcbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× 5 = fifteen

Current day month ye@r *