Embrio Sintetis

Embrio Sintetis

Ilmuwan Belanda mengembangkan embrio-embrio sintetis di laboratorium menggunakan sel-sel tikus selain dari sperma dan telur. Terobosan sel punca yang dipaparkan dalam jurnal Nature itu, bukan untuk kloning manusia atau hewan tetapi untuk memahami mengapa banyak kehamilan gagal pada tahap sangat dini, tahap implantasi.

120518 HH 02

Sel-sel punca adalah sel-sel yang belum matang yang dapat berubah menjadi berbagai tipe sel berbeda dalam tubuh selama masa awal kehidupan dan pertumbuhan. Tim peneliti the Merlin Institute of Maastricht University menciptakan struktur seperti embrio dengan mencampur dua tipe sel punca dari tikus. Pengamatan mikroskop menunjukkan, struktur itu terlihat identik dengan embrio awal asli dengan bola-bola sel serupa, dan biasanya berlanjut menghasilkan plasenta dan janin.

120518 HH 03

Peneliti dapat mengamati embrio tersebut dicangkokkan pada tikus, yang tidak pernah dilakukan sebelum ini. Peneliti menyatakan, dengan uji coba itu peneliti kini dapat menghasilkan jumlah embrio yang sangat banyak dan melakukan riset secara rinci.

Source : biotecnika.org
finda bioedge.org
llnews.co.za

www.klcbs.net
@klcbs
Fb: klcbs
Ig: klcbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


6 × eight =

Current day month ye@r *