Florence & Michael Terparah 2018

Florence & Michael Terparah 2018

Berbagai kejadian cuaca ekstrim terkait pemanasan global di dunia, menyebabkan ribuan korban meninggal dan kerusakan sangat parah sepanjang tahun 2018. Demikian menurut yayasan Christian Aid yang mengidentifikasi 10 kejadian cuaca ekstrim yang masing-masing menyebabkan kerugian lebih dari 1 miliar dollar, lebih dari 14 triliun rupiah.

Empat dari 10 kejadian cuaca ekstrim tersebut bahkan menyebabkan kerugian masing-masing lebih dari 7 miliar dollar, atau hampir 100 triliun rupiah. Dilaporkan, bencana alam terkait pemanasan global yang menyebabkan kerugian materi terbesar adalah Badai Florence dan Badai Michael di Amerika serikat.

Menurut riset, hujan yang menyertai Badai Florence, 50 persen lebih buruk dibanding jika kenaikan temperatur global tidak dipengaruhi prilaku manusia.

Aktivitas manusia yang menghasilkan emisi gas rumah kaca, membuat air lebih hangat, yang menjadi bahan bakar tambahan dan meningkatkan kecepatan Badai Florence. Studi Christian Aid itu meyakini, pemanasan global memicu pergeseran pola cuaca yang membuat kekeringan dan kebakaran hutan lebih sering terjadi.

Source : smithsonianmag.com
collegetribune.ie
theterramarproject.org
nbcnews.com

www.klcbs.net
@klcbs
Fb: klcbs
Ig: klcbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− 2 = four

Current day month ye@r *