Hubungan Autisme dan Bakteri Usus

Hubungan Autisme dan Bakteri Usus

Ilmuwan meyakini, mikrobioma di usus mempengaruhi kesehatan kita, dan temuan baru yang mengejutkan menunjukkan, mikrobioma usus yang sehat dapat meredakan tanda-tanda autisme. Studi terhadap anak autis menunjukkan, suatu pendekatan medis untuk memperbaiki keseimbangan mikrobioma di usus, dapat mengurangi tanda-tanda masalah pencernaan dan tanda-tanda autisme.

Seperti dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports, peneliti Arizona State University melakukan studi terhadap 18 anak autis dengan masalah pencernaan yang parah, yang diketahui memiliki keragaman bakteri yang rendah di usus. Para partisipan menjalani transplantasi tinja setiap hari selama 7 hingga 8 minggu. Hasilnya, terjadi peningkatan keragaman mikrobioma dan bakteri sehat dalam usus.

Analisis lebih lanjut menunjukkan, terjadi penurunan keparahan tanda-tanda autisme rata-rata 45 persen. Peneliti menduga, mikroorganisma yang lebih sehat di dalam usus kemungkinan mengirimkan sinyal kimia ke otak, membantu anak autis dapat melakukan pembelajaran dan menjalin hubungan sosial.

Source : webmd.com
psychcentral.com
ndtv.com

www.klcbs.net
@klcbs
Fb: klcbs
Ig: klcbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


seven × = 56

Current day month ye@r *