Lebih Peduli pada Serangga

Lebih Peduli pada Serangga

Kesehatan populasi serangga secara global, jauh lebih kompleks dibanding penilaian selama ini. Demikian studi baru tim ilmuwan seperti dipublikasikan dalam jurnal Science.

Riset sebelum ini mengindikasikan adanya penurunan drastis jumlah serangga di berbagai wilayah dunia, mencapai 25 persen per dekade. Tetapi studi baru dalam skala terbesar, berdasarkan data dari 166 survey jangka panjang di 1.676 lokasi, memberi gambaran lebih kompleks dan bervariasi. Serangga hidup di darat secara jelas menurun tetapi serangga air tawar justru mengalami peningkatan populasi.

Jumlah serangga seperti kupu-kupu, semut, dan belalang turun 0.92 persen per tahun atau 9 persen per dekade. Kehilangan terbesar terjadi di Barat dan Midwest Amerika Serikat dan di Eropa terutama Jerman. Bagaimanapun, serangga yang hidup di air tawar mengalami pertumbuhan populasi 1,08 persen per tahun. Trend positif tersebut paling jelas terjadi di Eropa utara, wilayah Barat Amerika Serikat dan di Rusia.

Peneliti meyakini, peningkatan populasi serangga air tawar itu berkaitan dengan penerapan peraturan untuk membersihkan sungai dan danau yang tercemar. Bagaimanapun, kenaikan jumlah serangga air tawar tidak dapat mengimbangi penyusutan populasi serangga darat. Serangga termasuk spesies yang paling banyak dan paling beragam jenisnya di Bumi dan memiliki banyak peran kunci mulai dari aerasi tanah hingga penyerbukan dan mendaur ulang nutrisi.

Source : dw.com
ensia.com
news.ltn.com.tw
sciencenews.org

www.klcbs.net
@klcbs
Fb: klcbs
Ig: klcbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


eight − = 2

Current day month ye@r *