Laid Back Album Bassist handal Marcus Miller yang meraih nominasi Best Contemporary Instrumental Album dalam ajang Grammy ke-61 tahun 2018

Laid Back Album Bassist handal Marcus Miller yang meraih nominasi Best Contemporary Instrumental Album dalam ajang Grammy ke-61 tahun 2018
Source : en.wikipedia.org Lahir di Brooklyn pada 14 Juni 1959 dan dibesarkan di Jamaica, Marcus Miller dengan mudah memainkan beberapa instrumen musik di usia remaja, dipengaruhi sang ayah yang merupakan pengarah paduan suara dan pemain organ. Begitu mulai bermain dengan Bobbi Humphrey dan Lonnie Liston Smith, Marcus Miller memperoleh banyak kesempatan bermain bersama Dave Grusin, Earl Klugh, Grover Washington Jr., Chaka Khan, dan Bob James. Selama 1981 hingga 1982, Marcus Miller berkesempatan tur bersama idolanya, Miles Davis, dan kemudian bekerjasama mengeluarkan sejumlah album seperti “Tutu” dan “Music from Siesta”. Sepanjang 80an, 90an, dan 2000an, Marcus Miller terus mengeluarkan album solo maupun berkolaborasi dengan artis-artis ternama. Karya-karya Marcus Miller sebagai artis solo maupun musisi tamu sangat beragam. Hibrida smooth R&B, funk, dan jazz membumbui mayoritas album-album tersebut. Album “The Sun Don’t Lie” tahun 1993 dan “Tales” tahun 1994 menyertakan teknologi sampling. Album “M2” tahun 2001 meraih penghargaan Grammy untuk Best Contemporary Jazz Album. Album tahun 2003 “The Ozell Tapes: The Official Bootleg” menyertakan lagu-lagu orisinal, improvisasi, dan lagu cover dari materi Talking Heads, the Stylistics, hingga John Coltrane. Tahun 2009, Marcus Miller membentuk band untuk tur bersama trumpeter Christian Scott, dan berdua merekam “Tutu Revisited”, sebuah penghormatan untuk Miles Davis. Rekaman tersebut dirilis di Eropa tahun 2011 sebagai paket CD/DVD. Tahun 2012, Marcus Miller kembali ke studio rekaman, merilis “Renaissance”, yang menampilkan duet vokal Gretchen Parlato dan Rubén Blades, juga bintang tamu Dr. John. Marcus Miller dipilih sebagai UNESCO Artist for Peace dan menjadi juru bicara Slave Route Project. Proses rekaman berlangsung di Afrika, Eropa, Amerika Selatan, Karibia, dan Amerika Serikat. Rekaman tersebut melibatkan beragam musisi, termasuk Chuck D., Lalah Hathaway, Robert Glasper, Etienne Charles, Ambrose Akinmusire, Keb’ Mo’, Wah Wah Watson, Mocean Worker, dan Ben Hong. Single “Hylife” dirilis februari 2015, menduduki puncak sejumlah tangga lagu, sementara album “Afrodeezia” dirilis maret 2015. Tiga tahun kemudian, tahun 2018, Marcus Miller merilis “Laid Back”, menampilkan sejumlah musisi tamu, di antaranya Trombone Shorty, Peculiar, dan Jonathan Butler. Source : www.klcbs.net @klcbs Fb: klcbs Ig: klcbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× four = 20

Current day month ye@r *